• KETAHUI FAKTA TENTANG FAST FASHION YANG TIDAK BANYAK ORANG TAHU

    Di balik glamornya industri fesyen, banyak yang tidak tahu bahwa industri fesyen adalah penyumbang polusi terbesar di dunia. Penelitian dari Ellen MacArthur Foundation menyebutkan bahwa industri fesyen menghasilkan emisi gas yang lebih merusak iklim dibandingkan industri fesyen menghasilkan emisi gas yang lebih merusak iklim dibandingkan industri pelayaran dan penerbangan digabungkan menjadi satu!.

  • Tren Fashion 2022 di Indonesia: Gaya Sederhana hingga Belanja Brand Lokal

    Apa saja yang mempengaruhi trend fashion? Trend fashion tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya trend fashion yaitu antara lain designer produk fashion, tokoh terkenal, dan event atau musim dari sebuah tren.

  • Fungsi dan Manfaat Fashion serta Faktor yang Mempengaruhi Fashion

    Fungsi Fashionfashion saat ini tidak bergantung pada kehidupan sehari-hari saja, namun lebih dari itu fashion merupakan salah satu gaya hidup.

  • Fashion Spring 2019

    Arva School of Fashion mencoba menampilkan tren fashion untuk spring/summer 2019 mendatang, lewat Annual Fashion Show 2018. Dalam tampilan fashion di TP 6 itu, ada empat tema unik yang bakal jadi tren pada tahun mendatang, yakni Pastel Tropical, Modern Society, Preppy Retro dan Devinity Essence.

  • Apa Itu Fashion Styling? Dan Macam-Macam Fashion

    Fashion adalah gaya berpakaian yang dipakai setiap hari oleh seseorang, baik itu kehidupan sehari-hari dirumah maupun acara tertentu dengan tujuan untuk menunjang penampilan.

  • Gaya Mewah Para Artis Perempuan Indonesia di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023

    Malam Anugerah Piala Citra FFI 2023 baru saja selesai diselenggarakan pada Selasa (14/11) waktu setempat di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan. Acara penghargaan bergengsi di Indonesia ini tentu semakin lengkap ketika dihadiri puluhan aktor dan aktris ternama Tanah Air

  • 14 ISTILAH FASHION POPULER YANG WAJIB DIKETAHUI!

    Dunia fashion memang tak pernah lekang oleh waktu, selain memiliki banyak macam mode dan jenis busana yang bisa menjadi tren di setiap tahunnya. Istilah - istilah populer untuk fashion seringkali kita temukan menggunakan bahasa asing yang unik, terkadang susah untuk diartikan secara umum menurut kamus bahasa Indonesia, atau memiliki pengertian berbeda antara makna sebenarnya dengan makna yang di khususkan untuk dunia fashion. Agar Urbanians nggak bingung dengan istilah populer yang ada di dunia fashion, yuk kenali berbagai istilahnya di bawah ini.

  • Dampak Fast Fashion bagi Lingkungan

    Akan tetapi, fast fashion memiliki sisi gelap, terutama berdampak buruk terhadap lingkungan, sebagaimana dilansir Earth.org. Menurut analisis dari Business Insider, produksi fesyen menyumbang 10 persen dari total emisi karbon global. Industri fesyen dan pakaian sumber air dalam jumlah besar sekaligus mencemari sungai.

  • PERKEMBANGAN FASHION DI INDONESIA

    Mode atau fashion merupakan trend yang terus menerus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Tidak heran mengapa sekolah fashion menjadi salah satu industri yang tidak pernah sepi peminat.

Jumat, 17 November 2023

PERKEMBANGAN FASHION DI INDONESIA

 Mode atau fashion merupakan trend yang terus menerus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Tidak heran mengapa sekolah fashion menjadi salah satu industri yang tidak pernah sepi peminat.

Hal ini disebabkan, karena semakin banyaknya orang tertarik dengan dunia fashion. Selain itu semakin banyak orang juga membidik peluang besar yang bisa didapatkan jika berkecimpung di dunia fashion.

Di Indonesia sendiri, fashion juga selalu mengalami perkembangan yang cukup pesat. Perubahan atau perkembangannya sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor. Beberapa hal seperti media massa, dunia entertainment, bisnis, hingga internet diyakini membawa pengaruh besar terhadap perkembangan mode di Indonesia.

Berikut ulasan lengkap mengenai perkembangan fashion di Indonesia dari masa ke masa :

1. FASHION ERA 50-AN.

Pertama, Tahun 1950 merupakan awal berakhirnya perang dunia kedua. Hal ini menjadi kabar baik karena pada saat itu industri tekstil kembali menggeliat dan melebarkan sayapnya. Di Indonesia, masyarakat menengah ke atas juga sudah mulai berkenalan dengan fashion dan mode. Fashion dan mode pada masa itu masih dipengaruhi oleh gaya Eropa dan juga Asia.




Gaya berbusana masyarakat tahun 50-an didominasi oleh baju-baju berbahan sintetis. Mulai dari nilon, dacron, orlon, dan lain-lain. Gaya berbusana masyarakat tahun tersebut juga identik dengan style urban yang berpadu dengan pop culture.

Trend fashion Pin Up atau gaya berbusana yang menonjolkan kesan ringan dan semi terbuka. Kurang lebih itulah ciri khas dari fashion masyarakat tahun 50-an.

2. FASHION TAHUN 60-AN.

Kedua, berbeda dengan fashion era 50-an, tahun 1960 perkembangan fashion mulai signifikan. Gaya berbusana tahun 60-an didominasi gaya berbusana dengan nuansa minimalis. Gaya busana minimalis ala anak muda dengan celana jeans dan kaos oblong menjadi trend mode yang cukup populer kala itu.




Selain itu busana dengan motif garis dan bintik yang memberikan kesan futurism juga menjadi trend yang banyak dipakai oleh masyarakat di era 60-an.

3. FASHION TAHUN 70-AN.

Selanjutnya, fashion era 70-an dipengaruhi juga oleh trend music yang sedang berkembang pada masa itu. Musik punk dan disco yang banyak digemari juga berpengaruh terhadap gaya berbusana masyarakat setempat.

Celana pendek hot pants, flare jeans, rok midi, gaun maxi dan ponchos banyak digunakan pada era tersebut. Selain itu, busana serba gelap dengan make up bold ala anak punk juga sempat digandrungi.

4. FASHION TAHUN 1980.

Pada tahun 1980, trend fashion mulai mengalami peningkatan. Pada masa itu, designer pakaian juga mulai bermunculan. Gaya ala pekerja kantoran atau Yuppi Style (Young Urban Profesional) cukup mendominasi. Gaya berbusana dengan style yang rapi dan minimalis menjadi trend pada tahun 1980.










5. FASHION TAHUN 1990.

Gaya berpakaian yang populer pada generasi 90-an bisa dikatakan merupakan trend fashion yang berulang. Yaitu masih mengadaptasi dari gaya yang pernah trend di tahun 1960-1970 an. Gaya floral dan hippie dengan jaket jeans, dress baby doll, sneaker, hingga kaos oversized kembali populer dan digemari oleh masyarakat era 90-an.



6. FASHION TAHUN 2000.

Tahun 2000 identik dengan sebutan generasi milenial. Pada tahun ini, gaya berpakaian juga kembali mengalami perubahan.Sama seperti sebelumnya, budaya sub culture serta pengaruh dari media masa juga mengambil peranan penting bagi perubahan fashion.


Gaya berbusana di tahun 2000-an mengusung tema futuristik namun tetap glamour. Gaya berbusana ala emo dengan aksen gothic sangat populer di era tahun 2000.

7. FASHION TAHUN 2020

Tahun 2020 merupakan awal merebaknya pandemi Covid-19. Kondisi yang terjadi pada saat itu mau tidak mau juga berpengaruh terhadap trend fashion yang berlaku di masyarakat. Salah satunya yaitu penggunaan masker harus di padu-padankan dengan outfit yang kita pakai sehari-hari. Pada tahun ini, orang-orang juga lebih berani berekspresi dalam hal gaya busana.

Hal tersebut ditenggarai dengan munculnya desain baju dengan warna yang terang dan juga motif yang berani. Namun meskipun demikian, beragam outfit dengan model dan desain simpel dengan nuansa minimalis sepertinya masih cukup digemari di kalangan masyarakat.

KESIMPULAN

Demikian beberapa informasi mengenai perkembangan fashion di Indonesia dari masa ke masa. Apakah Anda juga merupakan tipe orang yang menyukai dunia mode dan perkembangannya?

Jika demikian, tidak ada salahnya untuk ikut ambil bagian dan mempelajari lebih dalam mengenai fashion dan juga mode. Salah satunya yaitu dengan belajar secara langsung di sekolah fashion.

Di Indonesia, Anda juga bisa memperdalam pengetahuan mengenai mode dan fashion. Caranya yaitu dengan mendaftar di sekolah khusus mode, contohnya seperti IFS.  Italian Fashion School merupakan sekolah mode bertaraf internasional, yang kini sudah bisa Anda temukan di Indonesia, khususnya di Jakarta.

 IFS Jakarta menjadi tempat yang tepat bagi Anda yang ingin mempelajari tentang dunia mode dan fashion. Disini, Anda akan berkesempatan untuk belajar langsung dengan pakar profesional yang kompeten di bidangnya.


Share:

Dampak Fast Fashion bagi Lingkungan

Dampak industri pakaian dan fesyen ke lingkungan



 Akan tetapi, fast fashion memiliki sisi gelap, terutama berdampak buruk terhadap lingkungan, sebagaimana dilansir Earth.org. Menurut analisis dari Business Insider, produksi fesyen menyumbang 10 persen dari total emisi karbon global. Industri fesyen dan pakaian sumber air dalam jumlah besar sekaligus mencemari sungai. 

Di sisi lain, 85 persen dari semua produk tekstil yang tidak terpakai dibuang ke tempat pembuangan setiap tahunnya. Bahkan, mencuci pakaian melepaskan 500.000 ton serat mikro ke laut setiap tahunnya, setara dengan 50 miliar botol plastik. 

Laporan dari Quantis International pada 2018 menemukan bahwa ada tiga aktivitas industri fesyen dan pakaian yang berkontribusi besar terhadap limbah dan polutan global. Ketiga aktivitas tersebut adalah pewarnaan dan finishing 36 persen, penyiapan benang 28 persen, serta produksi serat 15 persen. 

Menurut Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB, emisi dari manufaktur tekstil saja diproyeksikan meroket hingga 60 persen pada 2030. Waktu yang diperlukan suatu produk untuk melewati rantai pasokan, dari desain hingga pembelian, disebut lead time atau waktu tunggu. Beberapa brand fast fashion mampu merancang, memproduksi, dan mengirimkan produk baru dalam dua pekan hingga delapan pekan. 

Jika industri fast fashion hanya membutuhkan waktu yang singkat dari desain hingga menjadi barang jadi yang dikirim, maka semakin besar dan cepat pula polutan yang mereka hasilkan.


Dampak Fast Fashion ke Lingkungan

Bahkan, mencuci pakaian melepaskan 500.000 ton serat mikro ke laut setiap tahunnya, setara dengan 50 miliar botol plastik. 

Laporan dari Quantis International pada 2018 menemukan bahwa ada tiga aktivitas industri fesyen dan pakaian yang berkontribusi besar terhadap limbah dan polutan global. Ketiga aktivitas tersebut adalah pewarnaan dan finishing 36 persen, penyiapan benang 28 persen, serta produksi serat 15 persen. 

Menurut Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB, emisi dari manufaktur tekstil saja diproyeksikan meroket hingga 60 persen pada 2030. Waktu yang diperlukan suatu produk untuk melewati rantai pasokan, dari desain hingga pembelian, disebut lead time atau waktu tunggu. Beberapa brand fast fashion mampu merancang, memproduksi, dan mengirimkan produk baru dalam dua pekan hingga delapan pekan. 

Jika industri fast fashion hanya membutuhkan waktu yang singkat dari desain hingga menjadi barang jadi yang dikirim, maka semakin besar dan cepat pula polutan yang mereka hasilkan. 

 Dampak fast fashion ke lingkungan Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, industri fesyen dan pakaian saja sudah berdampak buruk terhadap lingkungan dari limbah dan polutan yang dihasilkan. Ditambah lagi, fast fashion yang makin menjadi gaya hidup membuat limbah dan polutan dari industri fesyen dan pakaian dikhawatirkan bakal berlipat ganda.

Masih dilansir dari Earth.org, berikut dampak buruk fast fashion terhadap lingkungan.

1. Dampak fast fashion terhadap air 

Fast fashion menyebabkan penipisan sumber daya tak terbarukan, menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK), dan memakai air serta energi dalam jumlah besar. Industri fesyen adalah industri terbesar kedua di dunia yang mengonsumsi air. 

Industri ini membutuhkan sekitar 2.649 liter air untuk memproduksi satu kemeja katun dan 7.570 liter air untuk memproduksi celana jeans. Business Insider juga memperingatkan bahwa pewarnaan tekstil adalah pencemar air terbesar kedua di dunia, karena sisa air dari proses pewarnaan sering dibuang ke selokan, sungai, atau sungai. 

2. Fast fashion dan mikroplastik 

Beberapa brand menggunakan serat sintetis seperti poliester, nilon, dan akrilik yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Sebuah laporan dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) yang dirilis pada 2017 memperkirakan bahwa 35 persen dari semua mikroplastik di lautan berasal dari pencucian tekstil sintetis seperti poliester. 

Menurut film dokumenter The True Cost yang dirilis pada 2015, ada sekitar 80 miliar potong pakaian baru terjual setiap tahunnya. 

 3. Energi yang dibutuhkan fast fashion 

Produksi pembuatan serat plastik menjadi tekstil adalah proses yang membutuhkan banyak energi yang mengonsumsi minyak bumi dalam jumlah besar. Proses ini melepaskan partikel yang mudah menguap dan asam seperti hidrogen klorida. 

Selain itu, katun dalam jumlah besar yang merupakan produk fast fashion juga tidak ramah lingkungan untuk diproduksi. Pestisida yang diperlukan bagi petani untuk membudidayakan kapas sebagai bahan baku katun menimbulkan risiko kesehatan bagi petani itu sendiri.

Share:

14 ISTILAH FASHION POPULER YANG WAJIB DIKETAHUI!


Dunia fashion memang tak pernah lekang oleh waktu, selain memiliki banyak macam mode dan jenis busana yang bisa menjadi tren di setiap tahunnya. Istilah - istilah populer untuk fashion seringkali kita temukan menggunakan bahasa asing yang unik, terkadang susah untuk diartikan secara umum menurut kamus bahasa Indonesia, atau memiliki pengertian berbeda antara makna sebenarnya dengan makna yang di khususkan untuk dunia fashion. Agar Urbanians nggak bingung dengan istilah populer yang ada di dunia fashion, yuk kenali berbagai istilahnya di bawah ini.

1. HAUTE COUTURE

Haute Couture merupakan istilah yang menggambarkan fashion kelas atas. Fashion haute couture dibuat dari bahan berkualitas terbaik dan teknik tinggi. Pakaian haute couture juga memiliki hiasan mendetail sehingga membutuhkan waktu lama untuk membuatnya.

2. FASHION STATEMENT

Fashion statement merupakan item fashion yang dipakai untuk mencuri perhatian orang-orang yang melihatnya. Tak bersiluet basic, biasanya statement items memiliki bentuk yang tak biasa atau tidak polos dan juga warna yang menarik perhatian. Lebih singkatnya, fashion statement merupakan hal yang membuat overall penampilan terlihat lebih stand out dan eye-catching.

3. FASHION ENTHUSIAST

Fashion Enthusiast sama halnya dengan Fashionista yang merupakan sebutan untuk para pengagum atau penggemar fashion. Seringkali istilah ini muncul di media sosial untuk menggambarkan seseorang yang sangat terobsesi dengan segala hal yang berkaitan dengan dunia fashion sehingga mereka yang memiliki fashion enthusiast selalu ingin tampil fashionable dan modis setiap saat serta tidak pernah gagal dalam hal mix and match outfit mereka.

Baca Juga: #URBANTIPS: 5 Rekomendasi Outfit Kantor yang Cocok di Usia 20-an

4. FASHION RUNWAY

Di Indonesia kita sering mengenalnya dengan istilah fashion show atau peragaan busana, bedanya adalah fashion runway merupakan serangkaian acara fashion show yang disiapkan dan diadakan oleh perancang busana ataupun sebuah brand besar sebagai wadah dalam memamerkan koleksi busana mereka dengan gaya pakaian yang dikenakan para peragawan dan peragawati selama kegiatan pekan mode tertentu. Biasanya tamu yang hadir diundang secara formal maupun khusus.

5. CAPSULE WARDROBE

Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh seorang pemilik butik di London, Inggris yang bernama Susie Faux pada tahun 70-an. Lalu, pada 1985, fashion designer asal Amerika, Donna Karan, mempopulerkan kembali istilah capsule wardrobe dengan mengeluarkan capsule collection untuk baju kerja yang diberi nama Seven Easy Pieces Collection.

Untuk istilah ini, kalian tidak perlu mengeluarkan budget yang terlalu banyak karena tujuan capsule wardrobe itu menciptakan banyak look dengan hanya beberapa baju. Dengan arti lain, capsule wardrobe ini menjadikan kamu lebih stylish dengan memadu-padankan pakaian yang ada di dalam lemari kamu. 

6. READY TO WEAR

Ready to Wear dalam bahasa Inggris memiliki artian siap untuk dipakai. Istilah ini sering kita temukan pada acara fashion runway yang bertujuan untuk memamerkan peluncuran koleksi baru pada sebuah brand yang siap untuk diproduksi secara massal dalam jumlah yang banyak dengan menyesuaikan minat dan selera para fashion enthusiast berdasarkan ukuran standar Internasional (S, M, L, XL).


7. OUTWEAR

Outwear adalah istilah yang dipakai untuk penyebutan koleksi luaran pakaian seperti jas, blazer, kardigan, dan jaket. 

8. FASHIONABLE

Fashionable adalah istilah dalam menyebutkan keterampilan seseorang dalam memadukan pakaian yang sedang tren saat ini ke dalam penampilan yang modis dan enak dilihat serta dapat menginspirasi banyak orang.

9. STYLISH

Istilah Stylish biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang pintar dalam berdandan dan berpakaian dengan gaya yang modis. Selain itu seseorang yang stylish selalu identik dengan keluwesannya dalam menanamkan rasa percaya diri melalui cara berpakaiannya yang fashionable.

10. SOPHISTICATED

Istilah Sophisticated biasanya digunakan untuk menyebut gaya berpakaian yang berkelas, menunjukkan status, keistimewaan dan selalu mengikuti perkembangan zaman. Sophisticated memiliki tampilan yang sempurna dan selalu menarik perhatian. 

11. LOOKBOOK

Lookbook fashion dapat didefinisikan sebagai publikasi yang memperlihatkan sejumlah style atau ide-ide kreatif terkait dengan gaya berpakaian atau model pakaian terbaru pada sebuah katalog. Lookbook adalah media promosi sebuah brand yang ingin ditonjolkan ke khalayak ramai. 

12. FASHION FAUX PAS

Berawal dari kalimat faux pas sendiri yang memiliki arti “melenceng”, istilah Fashion Faux Pas berasal dari bahasa perancis yang dipopulerkan oleh Louis XIV yang berarti berpenampilan yang tidak sesuai dengan dress code masa kini namun muncul trend tersendiri dan ciri khas seseorang walaupun asal-asalan.

13. FASHION DU JOUR

Fashion Du Jour sebenarnya memiliki definisi yang sama dengan OOTD namun ke dalam bahasa yang berbeda. Istilah Du Jour berasal dari bahasa perancis yang jika diartikan ke dalam bahasa Inggris adalah “The Day”. Jadi jika digabungkan akan menjadi Fashion of The Day atau outfit yang sedang dipakai.

14. FASHION STYLIST

Fashion Stylist adalah salah satu jenis profesi yang berkaitan dengan dunia fashion, merupakan sebutan untuk seseorang yang bertugas menentukan konsep berbusana untuk klien supaya tampil menawan dan haruslah memiliki selera yang tinggi mengenai berbagai jenis pakaian serta skill dalam memadupadankan outfit. Kemampuan untuk mengarahkan gaya yang cocok untuk dipakai pun menjadi hal lain yang perlu dikuasai oleh Fashion Stylist. Jika kalian memiliki bakat tersebut, Apakah kalian berminat jadi seorang fashion stylist?

Mudah dan menarik kan memahami istilah fashion di atas? Yuk, tambah perbendaharaan kata dalam dunia fashion, agar kamu nggak bingung lagi deh saat menemukan istilah tersebut.

Share:

Gaya Mewah Para Artis Perempuan Indonesia di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023

Malam Anugerah Piala Citra FFI 2023 baru saja selesai diselenggarakan pada Selasa (14/11) waktu setempat di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan. Acara penghargaan bergengsi di Indonesia ini tentu semakin lengkap ketika dihadiri puluhan aktor dan aktris ternama Tanah Air. 



Sebelum memasuki acara inti, para tamu undangan yang telah tiba akan diarahkan ke sesi foto karpet merah. Tunjukan ciri khas masing-masing dengan setelan kebaya modern hingga tradisional, simak selengkapnya gaya mewah para artis perempuan saat hadiri Piala Citra FFI 2023.


1. Lengkap dengan selendang satin panjang berwarna merah gelap, Rachel Vennya hadir mengenakan kebaya modern lengan pendek model turtleneck dari AnSoe.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan Indonesia di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
















































2. Masih menggunakan kebaya dari AnSoe, Prilly Latuconsina memilih setelan kebaya modern dengan kerah off-shoulder yang disempurnakan bersama sheer bustier top dan bros silver.







3. Pulang sebagai pemeran utama perempuan terbaik, Ine Febriyanti curi perhatian lewat padu-padan kebaya janggan hitam dari Wilsen Willim, rok batik lilit dan platform heels.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/hagaipakan





4. Wulan Guritno hadir menggunakan setelan kebaya dan rok batik serba warna coklat dari Fadlan Indonesia yang disempurnakan bersama gold jewelry set.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
                                                          instagram.com/snap.nuel






5. Laura Basuki menggunakan gaun panjang merah-emas model kerah cheongsam dari BIYAN sambil membawa matching clutch.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/laurabas




6. Raline Shah memilih mengenakan setelan kebaya klasik bernuansa putih yang disempurnakan bersama selendang krem dan clutch senada.


instagram.com/snap.nuel




7. Syifa Hadju manglingi dengan padu-padan kebaya kutu baru modern beraksen long cape di kedua sisi lengan serta rok batik campuran warna biru navy dan hijau.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
                                                       instagram.com/snap.nuel





8. Dilengkapi kalung choker emas, Chelsea Islan andalkan kebaya semi menerawang berwarna hitam dengan matching clutch.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/snap.nuel





9. Sudah jadi ciri khas setiap manggung, kali ini Yura Yunita tampil dengan kebaya brokat merah yang dilengkapi bustier serta headpiece dan perhiasan bernuansa emas.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/snap.nuel





10. Anya Geraldine beri sentuhan baru pada kebaya rancangan Eddy Betty yang dikenakannya lewat tambahan tudung seperti yang sedang populer saat ini.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/snap.nuel






11. Lutesha menjatuhkan pilihannya setelan kebaya lengkap berwarna serba putih rancangan Toton dengan kombinasi white gold jewelry set.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/snap.nuel






12. Kebaya ungu yang dikenakan Tissa Biani terlihat makin statement berkat detail menarik fringe feathers halus rancangan Fadlan Infonesia. Gaya formal sang aktris malam itu disempurnakan bersama choker mutiara dari Tulola

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/tissabiani






13. Luna Maya hadir dengan sleeveless vest dan maxi skirt mengkilap warna abu-abu rancangan Sapto Djojokartiko yang dikombinasikan bersama selendang motif bunga-bunga.

Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/lunamaya






14. Berbeda dari rekannya yang lain, Asmara Abigail lebih memilih hadir dengan cropped leather jacket rancangan Harry Halim yang semakin stand out saat dipadu-padankan bersama rok songket berwarna senada.


Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/snap.nuel






15. Last but not least, sang pemeran utama serial Gadis Kretek, Dian Sastrowardoyo mengenakan rancangan Didit Hediprasetryo berupa leather bustier top dibalut matching bolero, kain batik lilit, basket purse dan pointed toe.


Gaya Mewah Para Artis Perempuan di Karpet Merah Piala Citra FFI 2023
instagram.com/therealdisastr


Share:

Selasa, 29 November 2022

KETAHUI FAKTA TENTANG FAST FASHION YANG TIDAK BANYAK ORANG TAHU

 


Di balik glamornya industri fesyen, banyak yang tidak tahu bahwa industri fesyen adalah penyumbang polusi terbesar di dunia. Penelitian dari Ellen MacArthur Foundation menyebutkan bahwa industri fesyen menghasilkan emisi gas yang lebih merusak iklim dibandingkan industri pelayaran dan penerbangan digabungkan menjadi satu!

 

Produksi busana sedunia meningkat dua kali lipat sejak tahun 2000 dan rata-rata konsumen membeli pakaian meningkat 60% tiap tahunnya. Bedanya dengan perilaku konsumen 15 tahun yang lalu, konsumen zaman sekarang cenderung tidak menggunakan dan menyimpan pakaian tersebut dalam waktu yang lama. Di negara maju sudah menjadi hal yang biasa untuk membuang baju bekas yang akhirnya menumpuk di tempat pembuangan sampah.

 

Meningkatnya pembelian terhadap pakaian tersebut tidak terlepas dari kelahiran fast fashion, sebuah istilah modern untuk pakaian murah dan trendi yang mengambil ide mode dari peragaan busana terkenal atau gaya dari para selebriti.


Fast fashion mendukung gaya hidup konsumtif

 


Fast fashion adalah konsep bisnis industri fashion yang memproduksi pakaian dengan jumlah banyak dan cepat demi memenuhi permintaan pasar. Kemunculan fast fashion mendukung gaya hidup konsumtif karena harganya yang relatif lebih murah dibandingkan pakaian dari designer. Harga murah dan membuat kamu tampil modis dan kece? Siapa yang tidak mau?

 

Strategi bisnis fast fashion adalah membuat kuantitas yang terbatas untuk pakaian tertentu. Stok yang terbatas ini membuat konsumen sadar bahwa jika mereka tidak membeli pakaian tersebut sekarang, maka mungkin saja mereka akan kehabisan stok. Memanfaatkan repson psikologis ini lah yang membuat fast fashion memiliki omset tinggi dan digandrungi oleh konsumen.

 

Fokus dari fast fashion adalah bagaimana menghasilkan barang dengan biaya serendah mungkin, namun mampu menanggapi permintaan konsumen yang berubah dengan cepat; dengan asumsi bahwa konsumen menginginkan pakaian dengan mode terbaru dengan harga terjangkau.


Fast fashion mencemari lingkungan

 


Warna-warna cerah, motif dan tekstur kain yang menjadi daya tarik industri fesyen diperoleh dari bahan kimia beracun. Pencelupan tekstil adalah pencemar air bersih terbesar kedua secara global setelah pertanian. Penggunaan kain berbahan dasar petrokimia yang murah dan mudah diproduksi seperti polyester dan sintetis sangat merusak lingkungan.

 

Polyester adalah kain paling popular yang digunakan dalam industri fesyen yang ketika dicuci dengan mesin cuci rumahan, polyester melepaskan mikrofiber yang menambah jumlah limbah plastik di laut. Mikrofiber tidak bisa terurai secara alami, sehingga merupakan ancaman serius bagi kehidupan organisme di perairan dan mencemari rantai makanan. Makhluk kecil seperti plankton memakan mikrofiber, yang kemudian dimakan oleh ikan dan kerang, yang dalam rantai makanan berikutnya dimakan oleh manusia.

 

Fast fashion juga menghasilkan emisi karbon dalam proses produksinya. Pemilik industri fashion membuka pabriknya di negara berkembang seperti Vietnam, Filipina, Pakistan, dan Indonesia. Negara-negara ini tidak memiliki bahan mentah yang dibutuhkan dan harus didatangkan dari negara lain seperti Cina, Amerika Serikat dan India. Setelah produksi selesai, pakaian akan dikirim ke seluruh penjuru dunia dengan kapal dan dikirim ke pengecer melalui truk dan kereta api. Bisa dibayangkan kan berapa banyak emisi karbon yang dihasilkan?


Fast fashion mendorong “throw away clothes culture”




Karena harganya yang murah dan tren yang terus dan cepat berubah, konsumen tidak merasa sayang untuk membuang pakaian lama mereka dan membeli pakaian baru agar dapat mengikuti tren mode.

 

Menurut survey McKinsey, jangka waktu penyimpanan pakaian oleh konsumen semakin singkat dan berakhir di tempat pembuangan akhir. Pada tahun 2010, Amerika Serikat menghasilkan 11 juta ton limbah pakaian. Di Australia, setiap orang membeli 27 kilogram pakaian per tahun, dan 23 kilogram di antaranya berakhir di tempat sampah. Kain yang membusuk akan melepaskan gas metana ke udara, yang tentunya berkontribusi besar terhadap pemanasan global.


Baca juga : Apa Itu Fashion Styling? Dan Macam-Macam Fashion


Banyak pihak yang terkesampingkan dari kenikmatan konsumerisme Fast Fashion




Perlu diingat bahwa salah satu prinsip fast fashion adalah menekan biaya produksi supaya bisa tetap bisa menawarkan harga produk yang relatif rendah. Brand fast fashion bekerjasama dengan industri garmen di negara-negara Asia yang memiliki standar upah pekerja yang lebih rendah.

 

Mengutip dari Business Insider, rata-rata upah pekerja industri garmen di Bangladesh adalah USD 87 per bulan atau setara dengan 1,2 juta rupiah. Sebanyak 20 sampai 60 persen adalah pekerja tidak resmi yang terdiri dari ibu rumah tangga. Di Bangladesh, ibu rumah tangga tersebut juga mempekerjakan anak-anaknya di rumah.

 

Berangkat dari masalah yang dihasilkan dari fast fashion, muncul lah antitesis yang disebut dengan Slow Fashion, sebuah istilah yang diperkenalkan oleh Kate Fletcher. Kemudian di tahun 2017, sudah terbentuk sebuah agenda yang mengajak merek fashion di dunia untuk mengubah sistemnya menjadi Circular Fashion System, yang mengedepankan konsep recyclable material dalam proses desain dan produksi.

 

Saat ini sudah adda 142 merk fesyen di dunia yang ikut bergabung dalam program yang berjudul “2020 Circular Fashion System Commitment”.

 

Apa pendapat kamu tentang Circular Fashion System?




Share:

Tren Fashion 2022 di Indonesia: Gaya Sederhana hingga Belanja Brand Lokal

Apa saja yang mempengaruhi trend fashion? 

Trend fashion tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya trend fashion yaitu antara lain designer produk fashion, tokoh terkenal, dan event atau musim dari sebuah tren. 

    Seorang designer produk fashion merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi trend fashion. Fashion Item Paling Diminati Di tahun 2022 ini, sebagian besar responden memilih gaya berpakaian yang sederhana (73%) dan kasual (68%). Di sisi lain, bagi responden perempuan gaya vintage paling banyak digemari, sementara gaya sporty justru diminati oleh responden laki-laki. 
    
 Sementara itu, fashion item seperti outer atau kardigan dianggap sebagai barang wajib para perempuan, dan t-shirt serta kemeja berkerah jadi barang terfavorit para laki-laki. Untuk alas kaki, sneaker, sendal jepit dan sepatu slip-on dipilih oleh responden perempuan maupun laki-laki sebagai fashion item andalan. Selain itu, jilbab segi empat (47%), pashmina (40%), dan jilbab instan (31%) sebagai pendukung gaya berpakaian yang penting bagi banyak perempuan. Pertimbangan Membeli Pakaian Survei menemukan bahwa 80% responden menyatakan mereka akan mengutamakan kenyamanan berpakaian, sementara 56% responden lebih memilih gaya pakaian yang sederhana. Sejalan dengan itu, sekitar 39% responden mengatakan bahwa gaya berpakaian merupakan bentuk ekspresi diri mereka. Sebanyak 23% responden mengatakan bahwa mereka lebih tertarik untuk bergaya modern dan 22% responden lebih tertarik dengan gaya berpakaian yang membuat mereka terlihat profesional dan lebih percaya diri. 

    Anggaran Belanja Produk Fashion Dalam hal jumlah anggaran bulanan, mayoritas responden bersedia menghabiskan Rp250.001 sampai Rp500.000 untuk berbelanja barang-barang fesyen setiap bulannya. Kendati demikian, ternyata responden laki-laki justru lebih bersedia mengeluarkan anggaran yang lebih besar dibandingkan perempuan loh, Kawan Puan. Yaitu sekitar 19% laki-laki bersedia mengalokasikan lebih dari Rp 1.000.000, sementara hanya 12% perempuan yang bersedia mengeluarkan anggaran lebih dari Rp 1.000.000 untuk berbelanja barang-barang fesyen. Survei menunjukkan bahwa 56% responden memiliki frekuensi berbelanja di UMKM sama dengan brand fesyen ternama. Dan 50% responden menyatakan bahwa mereka memiliki anggaran yang sama ketika mereka berbelanja di UMKM maupun brand. "Hal tersebut menunjukkan bahwa UMKM memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh sebagai penggerak roda ekonomi Indonesia tahun 2022,” ujar Timothy menambahkan. 

 4 Trend Fashion 2022 yang Lagi Booming di FYP TikTok Buat Kamu Penasaran 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, saat ini lagi-lagi TikTok buat gempar dunia fashion. Biar kamu gak semakin penasaran yuk langsung aja cari tahu apa bedanya cewek kue, cewek bumi, dan cewek mamba.

 1. Cewek Kue Cewek Kue 
 


 Ini dia yang menjadi awal mula trend fashion unik di pertengahan tahun 2022. Maksud dari cewek kue yakni para wanita yang berpenampilan layaknya kue warna-warni dengan mengenakan outfit warna cerah seperti pink, biru pastel, kuning, hijau neon, lime dll. Biasanya outfit mereka juga di dukung dengan tas kecil warna-warni dan sandal kekinian. 

 2. CEBUM: Cewek Bumi CEBUM cewe bumi 






Tak berhenti di cewek kue saja, akun @javamassie mengenalkan lagi dengan trend cewek bumi. Ia juga menjelaskan bahwa ciri-ciri dari cewe bumi yakni mereka yang lebih mencari warna-warna aman saja. Outfit yang digunakan lebih mengarah pada warna netral atau earth tone. Misalnya warna coklat, cream, sand, army, olive, dan warna lembut lainnya. 

 3. Trend Fashion Cewek Mamba si Cewek Badai Tahun 2022 Cewe mamba 



 Cewek mamba atau dikatakan pula dengan istilah black mamba ini lebih mengarah pada wanita yang sering mengenakan outfit serba hitam. Kesan yang diberikan pun lebih berwibawa, simple, elegan, dan tegas. Pada umumnya outfit yang digunakan berupa kemeja satin, sepatu boots, dan pastinya kacamata gaya berwarna hitam. 

 4. Cewek Global Warning cewe global warning 






Berbeda dari ketiga istilah diatas yang mengarah pada warna pakaian, cewek global warning ini lebih mengarah pada design sebuah pakaian. Dimana pakaian ini memiliki model yang sexy, misalnya pakaian yang ketat, crop, atau pakaian yang terbuka. Trend ini sendiri telah di populerkan oleh akun TikTok @emilmario. Membalas postingan akun @javamassie, Emil pun membuat video yang mengatakan “Bukan cewek kue, bukan cewek bumi, bukan cewe mamba. Gue cewek global warning. Hot. Panas,”. Lantas bagaimana dengan kamu, termasuk kategori cewek kue, cewek bumi, cewek mamba, atau cewek global warning? Masih bingung? Tak perlu bimbang ya, kamu bisa jadikan keempat kategori tersebut sebagai daily fashion kamu lho!


Share:

BTemplates.com